Welcome

Kami bermula 15 Dec 2019

Ekonomi Rakyat dan Ekonomi Kerakyatan

Pengertian Ekonomi Rakyat dan Ekonomi Kerakyatan
Guru Besar Fakultas Ekonomi UGM Mubyarto, menjelaskan bahwa Ekonomi Rakyatadalah kancah kegiatan ekonomi orang kecil (wong cilik), yang karena meruakankegiatan keluarga, tidak meruakan usaha !ormal berbadan hukum, tidak secara resmidiakui sebagai sektor ekonomi yang bereranan enting dalam erekonomian nasional”#alam literatur ekonomi embangunan ia disebut sektor in!ormal, $undergroundeconomy$, atau $ekstralegal sector$”Ekonomi kerakyatan menunjuk ada sila ke%& ‘ancasila, yang menekankan ada si!atdemokratis sistem ekonomi ndonesia” #alam demokrasi ekonomi ndonesia, roduksitidak hanya dikerjakan oleh sebagian warga tetai oleh semua warga masyarakat, danhasilnya dibagikan keada semua anggota masyarakat secara adil dan merata (enjelasan asal  UU# *+&)”Ekonomi rakyat memegang kunci kemajuan ekonomi nasional di masa dean, dan sistemekonomi ‘ancasila meruakan aturan main bagi semua erilaku ekonomi di semua bidangkegiatan ekonomi”Menurut -an .!ri .wang, /eala ‘usat -tudi Ekonomi /erakyatan UGM, engertianekonomi kerakyatan adalah tata laksana ekonomi yang bersi!at kerakyatan yaitu enyelenggaraan ekonomi yang memberi damak keada kesejahteraan rakyat kecil dankemajuan ekonomi rakyat yaitu keseluruhan akti0itas erekonomian yang dilakukan olehrakyat kecil”

/12-E’ E/121M /ER./3.4.2/onse ekonomi kerakyatan yang dikembangkan melalui roklamasi kemerdekaan *5.gustus *+& adalah untuk meleaskan rakyat dari belenggu kaitalisme global abad +dan 67″ Maka erlawanan terhada globalisasi dan liberalisasi akhir abad 67 dan awalabad 6 yang kembali mengancam kehiduan ekonomi rakyat hanya daat dilakukanmelalui enguatan sistem ekonomi yang berjiwa kerakyatan ula”‘erhatian terhada sistem ekonomi kerakyatan dicurahkan oleh Bung 8atta, ia berendaat bahwa embangunan ekonomi ndonesia ada hakekatnya adalah embangunan ekonomi kerakyatan” Maka yang erlu dilakukan adalah mengubahstruktur ekonomi umumnya dari ekonomi kolonial atau semacamnya ke ekonomi nasionalyang berkerakyatan, ia mencoba memraktekan emikirannya itu ada koerasi,sebagaimana yang telah ada dan terbukti hingga sekarang ini”‘engertian ekonomi kerakyatan dan ekonomi rakyat, lebih makro secara sosiologis daatsaya katakan adalah suatu aham ekonomi yang lebih menghendaki ertumbuhanekonomi seiring dengan emerataannya, meski engertian ekonomi kerakyatanmeruakan istilah yang relati! baru waktu itu, yang dioulerkan untuk menggantikanekonomi rakyat itu sendiri”-ecara !ormal, yuridis dan olitis, konse ekonomi kerakyatan mulai dierbincangkandalam sidang umum M’R tahun *++6 dan berhasil dimasukan kedalam GB82 adatahun *++, konse ekonomi yang muncul dalam erbincangan tersebut adalah seutar eran koerasi dan usaha kecil yang dijabarkan dalam bentuk enyuluhan dan elatihan, enyediaan skim erkreditan khusus, bantuan ermodalan dari BUM2 dan konglomerat besar serta himbauan untuk engembangan rogram kemitraan”#ibandingkan dengan ekonomi anjajah yang berada dilaisan tengah, konse ekonomikerakyatan ndonesia ketika itu sangat jauh memrihatinkan dan tertinggal” -edemikianmendalam kegusaran Bung 8atta, maka ada tahun *+& ia kembali menulis sebuahartikel dengan nada serua, judulnya kali ini adalah $Ekonomi Rakyat dalam Bahaya9″

-alim -iagaan seiring dengan Bung 8atta mengungkakan, bahwa ekonomi rakyat adalahkegiatan ekonomi rakyat banyak disuatu negara atau daerah yang ada umumnyatertinggal bila dibandingkan dengan erekonomian negara atau daerah bersangkutansecara rata%rata”#engan demikian” engertian konse ekonomi kerakyatan adalah erekonomian atau erkembangan ekonomi kelomok masyarakat yang berkembang relati! lambat, sesuaidengan kondisi yang melekat ada kelomok masyarakat tersebut” -edangkan sistemekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang mengikutsertakan seluruh laisanmasyarakat kedalam roses embangunan”deologi dasar konse ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasis adakekuatan ekonomi rakyat sesuai dengan asal  ayat * dan sila ke%emat ‘ancasila”:andasan konstitusional sistem ekonomi kerakyatan adalah asal  UU# +&, terutama bagian enjelasannya yang dalam asal tersebut tercantum dasar ekonomi dimana roduksi dikerjakan oleh semua untuk semua dibawah iminan atau emilikan anggotamasyarakat, karena itu erekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas a;askekeluargaan, yang akhirnya muncul kemudian seiring dengan itu ialah koerasi”-ebagai tujuannya adalah untuk menjamin agar kemakmuran rakyat senantiasa lebihdiutamakan dariada kemakmuran indi0idual dan agar tamuk roduksi tidak jatuhketangan indi0idual yang memungkinkan ditindasnya rakyat banyak oleh segelintir orangyang berkuasa”Maka dengan begitu sama sekali tidak bijak bila kemudian dikatakan bahwa sistemekonomi karakyatan dan ekonomi rakyat mengabaikan e!esiensi dan bersi!at anti asar”-ebab olitik ekonomi kerakyatan dan ekonomi rakyat memang tidak didasarkan atas emerataan, ertumbuhan dan stabilitas, melainkan atas artisiasi keadilan dankelestarian”-ehubungan dengan itu, aling tidak terdaat lima agenda okok ekonomi kerakyatanatau agenda demokratisasi enguasaan !aktor” #esentralisasi hak atas engelolaan sumber%sumber enerimaan negara keada daerah”

One thought on “Welcome

A WordPress Commenter

Reply

Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.

June 24, 2021 at 9:56 am

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *